JEJAKCARBON.COM — Pengguna Android Auto melaporkan Gemini berhenti mengeksekusi perintah smart home seperti menyalakan AC, padahal fitur itu berjalan normal selama berbulan-bulan. Gangguan ini muncul tak lama setelah pengguna Wear OS mengalami masalah serupa, yang sempat diklaim Google sudah diperbaiki. Belum ada penjelasan resmi soal penyebabnya, dan Google belum memberi tanggapan atas laporan terbaru ini.
Sejumlah pengguna Android Auto menemukan Gemini menolak menjalankan perintah rumah pintar yang sebelumnya berfungsi normal. Salah satu laporan menyebut asisten itu kini menjawab bahwa dirinya "tidak dapat mengontrol perangkat smart home melalui Google Maps saat mengemudi".
Keluhan itu muncul di subreddit r/AndroidAuto. Pengguna melaporkan perintah sederhana seperti menyalakan AC mendadak gagal, meski perangkat dan akun yang sama tidak berubah.
Gejala yang Dilaporkan Pengguna
Pesan penolakan yang muncul mengarah ke Google Maps, aplikasi yang menaungi antarmuka Android Auto saat berkendara. Gemini seolah membatasi diri karena menganggap permintaan itu masuk konteks navigasi, bukan kontrol perangkat.
Yang membingungkan, tidak ada perubahan pengaturan yang dilakukan pengguna sebelum gangguan terjadi. Fitur tersebut disebut sudah aktif dan dipakai rutin selama beberapa bulan.
Buntut dari Masalah Serupa di Wear OS
Gangguan di Android Auto ini menyusul keluhan pengguna Wear OS beberapa waktu sebelumnya. Di jam tangan pintar itu, Gemini dilaporkan mengklaim telah menyalakan lampu atau AC padahal perangkatnya tidak bereaksi sama sekali.
Google sempat menyatakan masalah Wear OS sudah dibereskan. Belum jelas apakah kedua kasus ini saling berkaitan, mengingat keduanya menyangkut lapisan integrasi smart home yang sama.
Belum Ada Konfirmasi Resmi Google
Penyebab pasti gangguan di Android Auto masih belum diketahui. Android Authority selaku sumber laporan awal telah menghubungi Google untuk meminta komentar, namun belum ada pernyataan resmi yang dirilis.
Hingga kini belum ada informasi soal perangkat, versi aplikasi, atau region mana yang paling terdampak. Pola gangguan juga belum bisa dipastikan apakah menyeluruh atau hanya pada sebagian pengguna.
Apa Dampaknya buat Pengguna di Indonesia
Kontrol smart home lewat suara jadi salah satu alasan utama orang memasang perangkat rumah pintar. Ketika perintah suara gagal di tengah perjalanan, pengguna kehilangan fungsi yang justru diandalkan saat tangan tidak bisa lepas dari kemudi.
Bagi pengguna di Indonesia, integrasi Android Auto dengan perangkat seperti lampu, kipas, atau AC pintar masih tergolong ceruk. Namun mereka yang sudah membangun ekosistem Google di rumah akan langsung merasakan fitur ini mati tanpa peringatan.
Belum ada jadwal perbaikan yang diumumkan. Pengguna yang terdampak disarankan memantau pembaruan aplikasi Google dan Gemini di perangkat masing-masing sebelum ada keterangan resmi dari Google.