Gempa Flores Putus Layanan Telkom, Genset Tambahan Dikerahkan demi Pemulihan Cepat

Gempa Flores Putus Layanan Telkom, Genset Tambahan Dikerahkan demi Pemulihan Cepat
Petugas teknis TelkomGroup memeriksa perangkat jaringan yang rusak akibat gempa di Flores, NTT.

KALIMANTAN BARAT — Gangguan layanan ini bukan hanya soal sinyal yang hilang. Di tengah situasi darurat, akses komunikasi menjadi jalur hidup bagi warga untuk menghubungi keluarga, mencari bantuan, atau sekadar mendapat kepastian keselamatan. TelkomGroup merespons dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki.

Akar Masalah: Listrik Padam dan Perangkat Rusak

EVP Telkom Regional III, Rachmad Dwi Hartanto, menjelaskan bahwa penurunan kualitas layanan di NTT terutama dipicu oleh dua hal. Pertama, pasokan listrik di wilayah terdampak yang tidak stabil. Kedua, sejumlah perangkat jaringan yang rusak akibat guncangan gempa.

"TelkomGroup terus melakukan langkah percepatan perbaikan dengan mengerahkan tim teknis dan sumber daya yang diperlukan agar layanan telekomunikasi dan digital dapat segera kembali normal," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (16/8).

Kondisi ini membuat proses pemulihan sangat bergantung pada kestabilan aliran listrik. Tanpa daya yang cukup, perangkat jaringan tidak dapat beroperasi optimal meski secara fisik sudah diperbaiki.

Strategi Pemulihan: Genset Tambahan Dikerahkan

Untuk memecah kebuntuan tersebut, TelkomGroup tidak hanya menunggu pasokan listrik dari PLN pulih. Perusahaan mengaktifkan genset tambahan berkapasitas terbatas sebagai sumber daya cadangan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga stabilitas operasional perangkat jaringan di tengah kondisi darurat.

Keputusan ini krusial karena durasi pemadaman listrik di lokasi bencana tidak bisa diprediksi. Dengan adanya genset, setidaknya perangkat inti tetap menyala dan proses pemulihan layanan bisa terus berjalan paralel dengan perbaikan infrastruktur fisik.

Permintaan Maaf dan Apresiasi kepada Pelanggan

Di tengah upaya teknis yang berjalan, TelkomGroup juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas terganggunya layanan. Manajemen memahami bahwa situasi ini datang di saat yang paling tidak diinginkan, tepat ketika kebutuhan komunikasi justru meningkat.

"TelkomGroup menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas kejadian ini. Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengertian dan dukungan yang diberikan selama proses pemulihan berlangsung," kata Rachmad.

Hingga berita ini diturunkan, tim teknis Telkom masih berada di lapangan untuk memastikan seluruh layanan dapat kembali beroperasi penuh. Prioritas utama adalah memulihkan konektivitas di titik-titik yang menjadi pusat evakuasi dan layanan publik agar koordinasi penanganan bencana berjalan lancar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index